Bergaul Dengan Baik

oleh : Hj. Nisfatin (Majelis Tabligh, PDA Kab. Mojokerto)

Pergaulan yang asli adalah pergaulan dari hati ke hati yang penuh keikhlasan yang rasanya sangat indah dan menyenangkan. Pergaulan yang penuh rekayasa demi kepentingan bernilai rendah, tidak akan pernah langgeng dan cenderung menjadi masalah.  Rasulullah bersabda “Muslim yang baik adalah Muslim dengan sesama Muslim. Selamat, merasa aman dari gangguan lisan dan tangan.”

 

1.  Hindari Penghinaan

Apapun yang bersifat merendahkan,ejekan,penghinaan terhadap seseorang baik yang bersifat kepribadian bentuk tubuh, dan sebagainya jangan pernah dilakukan. Dengan penghinaan, mencela, dan merendahkan itu semua tidak menyelesaikan masalah, yang ada hanya perasaan sakit hati dan rasa dendam

2.  Hindari ikut campur urusan pribadi

Hindari pula ikut campur urusan pribadi seseorang yang tidak ada manfaatnya. Jika terlibat seperti yang kita maklumi. Setiap orang pasti punya urusan pribadi yang sangat sensitif, yang bila terusik pasti akan menimbulkan keberangan (sakit hati)

3.  Hindari memotong Pembicaraan

Sungguh dangkal bila kita sedang berbicara tiba-tiba di potong dan disangkal. Berbeda dengan halnya, bila uraian tuntas dan kemudian di koreksi dengan cara yang arif, pasti kita pun berkencederungan menghargainya. Maka latihlah diri kita untuk bersabar dalam mendengar dengan cara yang terbaik pada waktu yang tepat.

4.  Hindari Membandingkan

Jangan pernah sengaja membandingkan jasa, kebaikan penampilan, harta, kedudukan, pada seseorang sehingga yang mendengarkan merasa dirinya tidak berharga, merasa rendah dan terhina.

5.  Hindari Merusak Kebahagiaan

Janganlah melakukan tindakan yang akan merusak kebahagiaan orang lain. Misalnya, ada seseorang yang merasa beruntung mendapat hadiah dari luar negeri padahal kita tahu persis. Bahwa barang tersebut buatan dari dalam negeri maka kita tak perlu menyampaikannya. Biarlah dia bahagia mendapat oleh-oleh tersebut.

6.  Jangan Mengungkit Masa Lalu

Apalagi yang di ungkit adalah kesalahan, aib, atau kekurangan yang sedang berusaha ditutupi. Ingatlah bahwa setiap orang mempunyai kesalahan yang sangat disembunyikannya, termasuk diri kita. Maka jangan pernah usil untuk mengungkit dan membeberkannya. Hal seperti ini sama dengan mengajak bermusuhan.

7.  Hati-Hati dengan Kemarahan

Bila anda marah, maka waspadalah. Karena kemarahan yang tak terkendali biasanya mengeluarkan kata-kata keji, yang sangat melukai dam tentu perbuatan ini akan menghancurkan hubungan baik di lingkungan manapun. Kita harus berlatih mengendalikan kemarahan sekuat tenaga, dan tak usah sungkan-sungkan meminta maaf andaikan dirasakan berlebihan.

8.  Jangan Menertawakan

Sebagian besar sikap menertawakan seseorang baik sikap, penampilan, bentuk rupa ucapan dan lain sebagainya. Apalagi tertawa yang tidak pada tempatnya akan mengundang rasa sakit hati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s