Tafsir Langkah Muhammadiyah dari KH Mas Mansur

  • Judul buku : Tafsir Langkah Muhammadiyah
  • Penulis : KH Mas Mansur
  • Penerbit : Suara Muhammadiyah Yogyakarta/ 2010
  • Tebal buku : 86 halaman

Isi buku ini mungkin sudah banyak diketahui oleh Pimpinan dan warga Persyarikatan Muhammadiyah. Yaitu, tentang 12 langkah yang harus dikerjakan oleh Pimpinan Muhammadiyah dalam mengemban amanat Persyarikatan. Baik yang harus dilakukan oleh Pimpinan selaku pribadi maupun oleh Persyarikatan Muhammadiyah secara kelembagaan.

Dua belas langkah itu, pertama, Memperdalam masuknya iman. Kedua, Memperluas paham agama. Ketiga, Memperbuahkan budi pekerti. Keempat, Menuntun amalan intiqad. Kelima, menguatkan persatuan. Keenam, menegakkan keadilan. Ketujuh, Melakukan kebijaksanaan. Kedelapan, menguatkan majelis tanwir. Kesembilan, Mengadakan konferensi bagian. Kesepuluh, Mempermusyawaratkan Putusan. Kesebelas, Mengawaskan gerakan jalan. Kedua belas, Mempersambungkan gerakan luar. Keduabelas langkah yang mudah dihafal itu oleh KH Mas Mansur dijelaskan satu persatu, sehingga menjadi jelas maksud dan tujuannya.

Di langkah kedua memperluas paham agama, misalnya, Mas Mansur dengan gamblang menjelaskan kalau agama Islam itu pada dasarnya sangat mudah dijalankan, namun kadang dipersulit sendiri oleh para pemeluknya. Buku ini telah mengalami penerbitan tiga kali, tahun 1939, 1984, dan 2010. Tiga kali penerbitan dengan satu alasan yang sama. Alasannya adalah saat Muhammadiyah dirasa tengah merasakan adanya getaran sinyal peringatan dini akan adanya suatu bahaya. Yaitu munculnya tanda-tanda kelesuan semangat berjihad dan berorganisasi dalam Muhammadiyah. Penerbitan ulang buku ini selalu membawa misi menumbuhkan kembali semangat

berjihad dalam arti yang seluas-luasnya dan juga semangat berorganisasi, sebagai syarat mutlak untuk mengamalkan ajaran Islam secara utuh dan bulat. Di telaah dari isinya, buku ini memang sangat bermanfaat bagi tujuan itu. Bahasanya yang sederhana dan lugas, serta langsung ke pokok permasalahan memudahkan pembaca untuk memahami gagasan yang hendak disampaikan. Ditelaah dari sejarahnya, buku ini juga sangat membawa inspirasi.

Buku ini merupakan buah dari pengajian rutin Malam Selasa. Materi pengajian yang sengaja disiapkan secara serius ternyata mampu membawa inspirasi yang luar biasa yang tidak dapat dilekangkan oleh waktu dan perubahan zaman. Jurus warisan yang disampaikan lewat pengajian ini ternyata masih terus relevan dan terasa aktual hingga hari ini.

Berbeda dengan materi pengajian yang disiapkan secara serampangan, yang hanya sekali didengar lalu hilang tanpa membawa perubahan apa-apa.l _____________________________________________________________________
Isngadi Marwah Atmadja, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah
DIY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s