Mengubah Mindset menuju kesuksesan

Ada seekor gajah. Gajah ini ditangkap dan dibelenggu keempat kakinya dengan rantai yang terbuat dari besi. Seekor Gajah yang diikat kakinya sejak kecil dengan seutas rantai sepanjang empat meter. Ketika dewasa, dia ternyata tidak bisa melangkah keluar dari area lingkaran empat meter, walaupun seandainya rantainya diganti dengan seutas tali rafia.

Saban hari, Gajah tadi berusaha melarikan diri. Namun, setiap kali dia melompat, dia selalu terjatuh. Ini terjadi berulang – ulang. Sebulan kemudian, rantai besi dilepas. Gajah tetap diikat kakinya. Namun, kali ini benar – benar dengan tali rafia.

Ternyata, Gajah tadi tetap melompat dan tetap terjatuh seperti semula. Ternyata, waktu sebulan telah membuat otak Gajah membentuk Mindset bahwa dirinya tidak akan mampu melarikan diri. Dalam sketsa pikirannya, dirinya masih dirantai dengan rantai yang kuat.

Nasib Gajah itu mirip dengan keadaan Kutu Loncat. Kutu Loncat ini, sebelum ditangkap, Konon mampu meloncat setinggi puluhan sentimeter bahkan sampai ratusan sentimeter. Dirinya juga dikurung di dalam kotak korek api. Selama sebulan dirinya dibiarkan hidup di dalam kotak korek api. Pada bulan berikutnya, kutu loncat kembali dibebaskan. Tebak, apa yang terjadi?

Si Kutu Loncat tadi hanya bisa melompat setinggi satu sentimeter, setinggi kotak korek api. Perhatikan, waktu sebulan telah menjadikan dia melupakan potensi besar yang sebelumnya dimilikinya. Kisah Gajah dan Kitu Loncat tersebut sebenarnya adalah tamsil Manusia yang tidak mau keluar dari penjara otaknya. Biasanta, hal ini dikenal dengan istilah “Keluar dari Kotak” dan “Mengubah Mindset”.

Berpikir keluar dari kotak adalah cara berpikir yang di luar standar. Maksudnya, mungkin kebanyakan dari Qt sering meng-under estimate diri sendiri. Berpikir bahwa diri Qt tidak mampu, padahal sebenarnya Qt mampu. Pikiran negatif itulah yang membuat Qt tidak maju.

Salah satu kelebihan manusia dibanding Makhluk lain, seperti Hewan dan Tumbuh – tumbuhan, adalah adanya kemampuan berpikir atau pikiran. Pikiran itu bersifat netral. Tergantung pemiliknya, untuk apa pikiran itu digunakan. Pikiran bisa menjadi kendaraan untuk Meraih Sukses. Pikiran bisa juga menjadi kendaraan yang membawanya menuju Kegagalan.

Kemampuan berpikir ternyata memiliki kekuatan daya tarik. Apa yang anda pikirkan cenderung menjadi kenyataan. Tidak peduli apakah sesuatu yang anda pikirkan itu baik ataukah buruk. Itu sebabnya, berhati – hatilah dengan pikiran anda. Menurut pakar otak, pikiran sadar kekuatannya 12% sedangkan kekuatan bawah sadar 88% dalam mempengaruhi sikap dan tindakan Qt. sikap dan tindakan Qt itu mempengaruhi hasil yang Qt capai.

Mindset juga sangat berpengaruh dalam pembaruan kehidupan bermasyarakat, bahkan bernegara. Dalam banyak hal, merupakan tantangan terbesar bagi umat manusia dalam melakukan pembaruan. Perubahan belum akan berhasil sebelum Qt berhasil mengubah cara pandang dan cara berpikir. Perubahan tidak semata – mata mengubah alat, teknologi, sistem, organisasi dan sebagainya, tetapi juga mengubah cara berpikir Qt.

Sungguh, tak ada yang menyangkal bahwa manusia menghendaki kehidupannya berubah menjadi lebih baik. Tetapi, manakala kita harus memulainya, semua terasa lebih gelap dan Qt lebih banyak memikirkan hal – hal yang tidak Qt inginkan daripada yang Qt inginkan. Akibatnya, itu pulalah yang Qt dapatkan.

Dengan mengubah Mindset, Qt akan mampu mengubah cara pandang Qt terhadap masalah yang Qt hadapi. Masalah merupakan tangga ujian untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi. Dan manusia sudah dilengkapi instrumen untuk memecahkan masalah melalui akal (dan hati tentunya). By. Ari Kuniawan Kabid Organisasi PW IPM Jatim

(artikel ini bisa di download di sini. Klik>  mindshet.pdf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s