Israel Langgar Hak Tawanan Anak Palestina

anak palestineRamallah – PIP: Barang siapa yang mengeringkan air mata seorang ibu karena terpisah dari anak yang dikandungnya. Atau barang siapa yang mengembalikan senyumnya, setelah kepahitan akibat penahanan dan kebrutalan terhadap anak-anak mereka tak berdosa, di depan mata dan pendengaran dunia.

Sementara undang-undang melindungi hak mereka untuk hidup mulia dan layak, namun pengelola penjara Israel mencampakkan semua itu, bahkan kebiadaban mereka bertambah ganas terhadap anak-anak tak berdosa yang jumlanya kini mencapai 300 tawanan disiksa dan dipukuli tanpa rasa kemanusiaan, bahkan tidak memperhatikan fisik mereka yang masih kecil.

Kemudian sejumlah lembaga HAM internasional mengisyaratkan, Entitas Zionis adalah satu-satunya Negara di dunia yang memperbolehkan penangkapan terhadap anak-anak dan menghukumnya, walau usianya dibawah 18 tahun. Israel adalah Negara yang tidak patuh pada undang-undang internasional menentang semua konsesus dan peraturan internasional.

Seorang aktivis HAM, Muhammad Zahir dari Ramallah menyebutkan, apa yang dilakukan pemerintah Israel tehadap hak-hak tawanan Palestina bertentangan dengan undang-undang internasional khususunya kesepakatan anak pasal 16 yang menyebutkan, tidak boleh melakukan tindakan sewenang-wenang atau melakukan pelanggaran hukum terhadap anak dalam hidupnya.

Ia menambahkan, kita tidak lupa bagaimana Israel menentukan masa kanak-kanak yang kurang dari 16 tahun, berdasarkan kebijakan dinas pengadilan Zionis yang memberikan sanksi kepada anak Palestina dengan intruksi militer no. 132 dimana menentukan bahwa usia anak-anak dibawah 16 tahun. Kebijakan ini jelas bertentangan dengan pasal 1 dari kesepakatan anak, bahwa yang disebut anak adalah mereka yang belum mencapai 18 tahun.

Seorang anak dan pukulan brutal

Sebagai contoh penganiayaan mereka terhadap anak Palestina, adalah apa yang menimpa keluarga Amir Qarain dari Wadi Halwah Al-Quds menyebutkan, serdadu Zionis memukuli dia dan keluarganya secara biadab di sekujur tubuhnya, menyebabkan sakit tidak terkira. Ia juga bahkan menjelaskan, anak mereka sebelumnya ditahan di dalam rumah.

Sementara itu, departemen tawanan Palestina dan lembaga-lembaga HAM menyebutkan, lebih dari 6000 tawanan Palestina mendekam dalam penjara Israel, 40 diantaranya  wanita dan 300 anak dibawah umur. 130 tawanan lainya telah mendekam selama 20 tahun selain ada 250 tawanan administrasi.

Menurut pusat pembebasan tawanan, tawanan anak-anak Palestina menderita berbagai macam kondisi yang sangat keras, jauh dibawah setandar internasional untuk tawanan. Akibatnya anak-anak Palestina terabaikan hak-hak hidup dan lingkungan.

Dari sisi ini, gerakan dunia untuk perlindungan anak-anak cabang Palestina menyebutkan, sejak intifadah Al-Aqsha tahun 2000 sudah 1343 anak tewas, enam diantaranya meninggal pada awal tahun 2011. Tak kurang dari 7000 anak sudah ditangkap dalam rentang tahun tersebut dan 221 anak masih di penjara perlintasan dan pusat penahanan Zionis. (asy) www.infopalestina.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s